Pasca Idul Adha, Pemkab Kembali Rekrut Relawan Kesehatan Antisipasi Lonjakan Covid 19

  • Whatsapp
Pemkab Sampang kembali membuka lowongan relawan tenaga kesehatan untuk penanggulangan covid-19. (Foto: Ist)

KABAR SAMPANG | Untuk mengantisipasi adanya lonjakan  penyebaran wabah covid-19 pasca idul adha dan adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang memanggil para tenaga kesehatan untuk bergabung menjadi relawan penanggulangan wabah covid-19 di wilayah itu.

Hal itu berdasarkan surat pengumuman rekrutmen relawan tenaga kesehatan dan tenaga IT covid-19 dengan nomor 814/1423/434.203/2021. Adapun jumlah formasi dan kualifikasi khusus yang dibutuhkan mencapai 59 orang. Rincian, dibutuhkan Dokter Umum 8, perawat 22, bidan 3, rekam medis 1, analis kesehatan 5, Apoteker 2, asisten apoteker 4, transporter 4, administrasi 6, IT 2 dan Survalence 2 orang.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Dinkes dan KB Sampang Agus Mulyadi menjelaskan, dengan ditunjuknya RSD Ketapang menjadi salah satu rumah sakit rujukan dan persiapan RS lapangan, maka diperlukan tambahan tenaga kesehatan dan IT yang memadai dan kompeten dibidangnya.

Dirinya membeberkan, untuk pelaksanaan rekrutmen relawan tenaga kesehatan dan IT itu,

yakni pendaftaran tanggal 21 – 23. Juli 2021 dilanjutkan pelaksanaan seleksi dan wawancara tanggal 23 Juli 2021 dan pengumuman hasil seleksi dan wawancara tanggal 24 Juli 2021 mendatang.

“Untuk penggajiannya, kita ambilkan dari APBD tahun anggaran berjalan dengan masa kontrak selama tiga bulan dan dapat di perpanjang sesuai dengan kebutuhan. Para relawan ini nanti kita sebar ke tiga lokasi,” ulasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Ketapang, dr. Juan Setiadi Zenniko menerangkan, kebutuhan relawan tenaga kesehatan itu dalam rangka penanggulangan wabah covid-19 mengantisipasi adanya lonjakan pasien, khususnya pasca idul adha di wilayahnya. Kendati kondisinya saat ini tidak terlalu marak seperti satu pekan lalu.

“Saat ini masih ada 7-9 pasien covid di kami, tapi namanya berjaga demi lonjakan pasca idul adha ini, kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan lagi, biasanya 1-2 bulan kita terus pantau peningkatan kunjungan,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (22/7/2021).

Lanjut dr Zanniko, penambahan tenaga kesehatan itu guna mengantisipasi perpanjangan PPKM level 4 dengan harapannya penanganan wabah di daerah yang berjuluk kota Bahari itu lebih maksimal, sehingga wabah itu dapat tertangani dengan baik.

“Untuk penempatan relawan ini, sebagian di RSD Ketapang, Balai Latihan Kerja dan sebagian juga untuk pembentukan RS Lapangan, khusus penanganan jumlah pasien covid-19,” terangnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data laman resmi Pemkab Sampang  update covid-19 pada Rabu 21 Juli 2021 menunjukkan terkonfirmasi positif 1.814 jiwa dengan rincian Dirawat 58, Isolasi mandiri 254, Sembuh 1.406 dan meninggal dunia 96 orang. (sub/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *