Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang Pembelajaran Daring

  • Whatsapp
Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kabupaten Sampang tetap melalui daring. (Foto: Dokumen KM)

KABAR SAMPANG | Harapan para peserta didik untuk menikmati proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di Kabupaten Sampang harus tertunda lagi. Sebab, Dinas Pendidikan (Disdik) kembali memperpanjang masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau melalui dalam jaringan (daring) selama lima hari kedepan, terhitung mulai tanggal 21 sampang 25 Juli mendatang.

Perpanjangan masa PJJ itu, tertuang dalam surat edaran (SE) Nomor 420/1700/434.201/2021  yang ditujukan kepada semua satuan pendidikan di bawah naungan Disdik Sampang. Dalam surat itu, disebutkan proses KBM tetap dengan metode PJJ. Sebelum PPJ, sudah diberlakukan mulai tanggal 3 hingga 20 juli. Namun, saat ini kembali diperpanjang hingga 25 juli 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang Nor Alam mengatakan, perpanjangan PJJ dilakukan lantaran kondisi dan situasi dalam rangka merespon adanya perpanjangan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat oleh Pemerintah Pusat, khususnya di bidang Pendidikan.

“Kondisi yang masih mencekam, maka kami perpanjang masa PJJ selama lima hari. Selain itu, karena adanya perpanjangan PPKM darurat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat, jadi untuk sektor pendidikan juga menyesuaikan,” ujarnya,  Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, untuk proses KBM secara tatap muka belum bisa dipastikan kapan bisa digelar. Sebab, masih menunggu keputusan dari pusat dan gugus tugas kabupaten. Untuk itu, pihaknya mewanti-wanti semua satuan pendidikan di wilayahnya harus tetap mematuhi keputusan pemerintah dengan menggelar proses KBM secara daring.

“Terus terang, kami belum bisa memastikan KBM tatap muka ini, untuk keputusan lebih lanjut,  kami juga masih menunggu dari pusat, lihat nanti saja tanggal 26 Juli mendatang, apakah sudah bisa tatap muka atau PJJ ini diperpanjang lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Mawardi menegaskan, perpanjangan PJJ juga berlaku untuk pendidikan madrasah. Pihaknya sesumbar, akan terus melakukan proses pemantauan secara daring dan melalui pengawas di setiap kecamatan.

Pihaknya juga menyiapkan sanksi bagi madrasah yang tetap memaksa menggelar pembelajaran tatap muka selama masa PPKM darurat. Sanksi ringan, berupa pemberian teguran hingga sanksi berat, yakni pencabutan izin operasional . Namun hingga kini, pihaknya mengklaim belum ada lembaga yang dijatuhi sanksi berat.

“Sekarang ini sudah mulai proses KBM  tahun ajaran baru, tapi cukup dilakukan secara daring dulu, kami harus menyesuaikan dengan kebijakan Pemkab setempat, maka kami keluarkan SE perpanjangan PJJ ke semua lembaga madrasah hingga tanggal 25 Juli mendatang,” terangnya. (sub/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *