Kemenag Sampang Terapkan Pelayanan Secara Online

  • Whatsapp
Seluruh pegawai di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang bekerja dari rumah atau work from home (WFH). (Foto: Dokumen KM)

KABAR SAMPANG | Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, akhirnya menerapkan sistem kerja work from home (WFH). Kondisi itu, berdasar surat edaran (SE) Menteri Agama (Menag) Nomor 18 Tahun 2021 dan Keputusan Bupati Sampang Nomor 188.45/275/Kep/434.013/2021 tentang  sistem kerja pegawai di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Kepala Kemenag Sampang Pardi menyampaikan, batasan sistem kerja untuk para pegawai direalisasikan sebelum 3 Juli. Hanya saja, sistemnya masih secara bergantian. Namun pada 12 Juli kemarin, penutupan secara total diberlakukan. Sehingga, pelayanan dari semua bidang dilakukan secara online.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika ada kebutuhan atau pelayanan yang harus ditemui secara tatap muka atau secara langsung untuk sementara tidak diperbolehkan.

“Sebanyak 54 pegawai baik pegawai negeri sipil (PNS) atau non PNS kerja dari rumah, demi mendukung perjuangan pemerintah untuk meminimalisir sebaran Covid-19,” ujarnya Selasa (13/7/2021).

Sedangkan untuk pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan, sebelumnya sudah diberikan ruang pendaftaran maksimal 2 Juli. Sebab, pada 3 Juli sudah diterapkan PPKM darurat. Sehingga, untuk pendaftaran pernikahan dari tanggal 3 hingga 20 Juli ditutup, dan itu langsung dari kementerian melalui aplikasi.

Kendati demikian, untuk pelaksanaan pernikahan bagi yang mendaftar sebelum PPKM darurat tetap dijalankan. Namun, harus dilaksanakan di luar kantor. Kemudian, di dalam ruangan maksimal hanya boleh dihadiri delapan  orang, termasuk penghulu, pasangan penganti, wali dan lain-lainnya.

“Dari pendaftaran terhitung 15 hari, akad nikah bisa dilaksanakan, tetapi hanya dihadiri delapan orang,” tukasnya.  (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *