Insentif RT-RW Enam Kelurahan Molor

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Insentif ratusan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di enam kelurahan Kabupaten Sampang, tidak kunjung dicairkan. Padahal, sudah memasuki akhir semester tahun anggaran 2021. Hal ini diketahui atas keluhan salah satu RT yang namanya enggan dikorankan, Rabu (23/6/2021).

“Sampai sekarang ini, Insentif yang menjadi hak kami (para RT-RW, red) tidak kunjung dicairkan, padahal sekarang ada wabah Covid-19, entah kenapa belum juga ada kejelasan,” keluhnya.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Camat Sampang Yudhi Adidarta Karma mengatakan, belum cairnya insentif bagi RT dan RW lantaran pihak kelurahan belum mengajukan pencairan. Selain itu, adanya refocusing anggaran juga mempengaruhi realisasi insentif tersebut. Akibatnya, pencairan belum bisa diproses hingga saat ini.

Menurutnya, pagu anggaran insentif RT-RW yang tersedia tahun ini hanya mampu membayar selama kurun waktu enam bulan. Sebab, ketersedian anggaran terbatas. Bahkan, tahun ini anggaran insentif yang tersedia hanya sekitar Rp700 juta, sedangkan jumlah pengurus RT-RW mencapai ratusan orang.

Namun, jika mengaca pada tahun sebelumnya pagu anggaran untuk insentif RT-RW dan lainnya mencapai Rp1,4 miliar. Sedangkan, Insentif yang diterima oleh pengurus tidak sama. Yakni, disesuaikan dengan jabatan. Untuk Ketua RT-RW Rp100 ribu perbulannya, sedangkan anggota hanya sekitar Rp75 ribu.

“Memang belum cair sampai sekarang, kami sudah meminta kepada semua lurah agar segera mengajukan, agar pencairan bisa segera diproses,” responnya kepada Kabar Madura.

Disinggung terkait sistem pencairan insentif RT-RW, pihaknya mengaku tidak ada ketentuan pasti. Yakni, tergantung setiap kelurahan yang akan mengajukan pencairan. “Bisa perbulan, per triwulan dan seterusnya. Tapi, kami belum mengontrol kelurahan mana saja yang sudah mengajukan dan masih belum,” ucapnya.

Tak hanya itu, Yudi juga berkilah lupa terkait jumlah RT-RW se-Kabupaten Sampang. Sebab, setiap kelurahan jumlahnya tidak sama tergantung luas dan jumlah penduduknya. “Sebenarnya tidak ada problem yang berarti, masih menunggu refocusing selesai, tapi kami upayakan bulan depan insentif RT-RW ini sudah bisa proses pencairannya,” tukasnya. (sub/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *