Dinkes: Meski Divaksin, Masih Ada yang Terinfeksi Covid-19

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Realisasi vaksinasi di Sampang masih sekitar 32 ribu orang. Padahal target minimal 38 ribu warga penerima vaksin. Sehingga masih tersisa vaksin sebanyak 10.750 dosis yang belum tersalurkan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-KB Sampang dr Yuliono menyampaikan, jumlah vaksin yang diterima oleh Dinkes Sampang dari 26 Februari 2021 hingga 22 Juni 2021, sebanyak 43.040 dosis dengan jenis Sinovac (single dose dan multidose) dan AstraZeneca.

Bacaan Lainnya

“Terkait profesi, tidak ada, karena di laporan itu istilah yang dipakai adalah pelayan publik; seperti TNI, Polri, guru, PNS, dan tenaga kesehatan. Jadi, paling banyak pelayan publik. Dan pelaksanaan vaksinasi ini prioritasnya dari usia 18-50 tahun,” tuturnya, Rabu (23/6/21).

Pekan keempat Juni 2021 ini, target vaksinasi diarahkan untuk 12 ribu orang. Jika masih kekurangan vaksin, nantinya akan mengambil yang didistribusikan melalui Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya.

Ia menjelaskan, satu botol vaksin bisa melakukan vaksinasi pada 10 orang. Tapi, sayangnya hingga saat ini vaksinasi kepada masyarakat belum maksimal, lantaran kurangnya pemahaman masyarakat. Padahal, sosialisasi dari pemerintah sudah dilakukan ke desa-desa.

“Meski sudah divaksin, memang masih ada yang terinfeksi Covid-19, tetapi tidak banyak. Karena orang yang divaksin kondisinya lebih kuat dibandingkan belum divaksin,” pungkasnya.

Sementara itu, Warga Kelurahan Banyuanyar Sampang, Jailani menyampaikan, divaksin atau tidak, baginya tidak ada perbedaan. Karena, masih bisa terpapar Covid-19 dan masih harus menerapkan protokol kesehatan (protkes). Selain itu, pasca divaksin kondisi tubuh mulai tidak stabil. Sebab, sering ngantuk dan nafsu makan lebih tinggi.

“Jika vaksinasi ini mau menyasar semua masyarakat, saya harap diberikan pemahaman dulu,” katanya. (timKM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *