Warga Keluhkan Amburadulnya Realisasi Bansos

  • Whatsapp

KM SPORT | Realisasi sejumlah bantuan sosial (bansos) di desa perlu pengawasan ketat. Kesigapan itu, setelah terungkapnya dugaan pemotongan bantuan prioritas usaha mikro (BPUM). Bahkan saat ini, sejumlah realisasi bantuan sosial (bansos) lainnya dikeluhkan oleh warga di Desa Noreh Kecamatan Sreseh Sampang. Sebab tidak jelas realisasinya.

Seperti, bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT DD). Setiap bulan, harus dicairkan sebesar Rp300 ribu kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan, bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp200 ribu kepada setiap KPM.

“Di sini tidak jelas pencairannya. Kapan bantuan BLT dicairkan dan kapan BST dicairkan. Sehingga rawan tumpang tindih,” ujar warga setempat HM (inisial), Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, setiap bulan tidak jelas realisasi bansos. Termasuk penerima bantuan tersebut. Khususnya, pada program BST. Sehingga, banyak warga yang mempertanyakan realisasi bantuan yang semestinya tiap bulan dicairkan.

Sebelumnya, diduga ada manipulasi penyaluran bantuan bansos. Keponakan Kepala Desa (kades) Noreh, berinisial N mengkoordinir data kependudukan warga. Tanpa kejelasan, warga diberi uang senilai Rp400. Warga menilai, bantuan itu merupakan program BPUM yang semestinya menerima Rp2,4 juta.

Kaur Pembangunan Desa Noreh Juli mengaku, tahun 2020 pengajuan BPUM memang ada yang dikoordinir. Namun pihaknya membantah, adanya pemotongan. Penerima manfaat, menerima uang bantuan utuh.

“Tahun 2020 memang dikoordinir. Tapi, uangnya tetap diterima utuh oleh penerima. Waktu itu, penerima mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 juta. Kalau tahun ini saya tidak tahu,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, tahun 2020 kemarin penerima BPUM satu desa sebanyak 37 KPM. Sementara, untuk bantuan BLT DD sebanyak 240 KPM. Sayangnya, untuk penerima program BST? pihaknya mengaku, tidak bisa memastikan. Hanya saja, penerima bantuan sebanyak 300 lebih KPM.

“Kalau untuk BST kami tidak tahu. Karena data dari pemerintah pusat. Kami hanya merealisasikan,” ungkapnya.

Disinggung soal pencairannya? Pihaknya mengaku, semua bantuan sudah dicairkan sesuai aturan. BLT DD dan BST dicairkan setiap bulan. Termasuk, program BPUM mengikuti jadwal pemerintah. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *