Angka Covid-19 Meningkat, namun Kewajiban Isolasi Dilonggarkan

  • Whatsapp
Dinkes Sampang perbolehkan pasien Covid-19 jalani isolasi mandiri dengan pemantauan kepatuhan prokes jika tidak bersedia diisolasi di rumah sakit. (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Sebaran wabah Covid-19 di Sampang dalam dua pekan terakhir mengalami peningkatan. Pada 7 Juni 2021 hanya menginfeksi 12 orang, di 17 Juni 2021 tercatat ada lonjakan sehingga menjadi 36 orang, bahkan diperkirakan masih akan ada tambahan.

Kendati demikian, tidak ada penekanan atau paksaan agar menjalani perawatan isolasi di rumah sakit. Pasien diperbolehkan melakukan isolasi mandiri dengan catatan mematuhi prokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

Dengan akan adanya penambahan terbaru, diprediksi semuanya lebih dari 40 orang. Karena  ada sebagian warga Sampang yang bergejala mirip paparan Covid-19. Namun terinfeksi Covid-19 atau tidaknya, akan dibuktikan melalui tes swab PCR terlebih dahulu.

“Jika reaktif, pasien dikarantina, kemudian ketika sudah terinfeksi akan dirawat di rumah sakit (RSUD) Mohammad Zyn, Sampang” imbuh Agus.

Meksi lonjakan pasien Covid-19 ada peningkatan, tidak ada penekanan untuk diisolasi di rumah sakit. Sebab, kata Agus, isolasi mandiri tetap dimungkinkan, sesuai pedoman. Yang jadi penekanan adalah adanya kepatuhan berupa pernyataan dari pasien dan keluarga bahwa benar-benar akan melakukan isolasi mandiri sesuai arahan.

Selain itu, ada pemantauan dari tim gugus kecamatan dan puskesmas setempat, untuk memastikan dan memeriksa kesehatan pasien.

“Isolasi mandiri memang memungkinkan, sesuai pedomannya. Yang jelas benar-benar melaksanakan isolasi, artinya tidak boleh kelauran, tidak boleh kumpul dan lain-lainnya yang sudah ditentukan oleh petugas,” pungkas Agus.

Sayangnya, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Agus Akhmadi tidak bisa memberikan keterangan terkait jumlah pasien yang diisolasi dengan alasan masih rapat. Namun, berdasarkan penelusuran Kabar Madura per 15 Juni 2021, yang melakukan isolasi di RSUD dr. Mohammad zyn sebanyak 23 orang. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *