Empat Program RSUD Ketapang untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

  • Whatsapp
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ketapang, menerapkan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara gratis. (Foto: Fathor Rahman)

KABAR SAMPANG | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ketapang Kabupaten Sampang, mulai mengoptimalkan empat program prioritas, untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Masing-masing, screening mata, operasi katarak, operasi bibir sumbing dan langit-langit dilayani secara gratis. Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Ketapang dr. Juan Setiadi Zenniko, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, empat program unggulan itu diberlakukan setelah RSUD Ketapang resmi dibuka oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Tujuannya, demi memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat sesuai keinginan pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

“Waktu peresmian rumah sakit pak bupati mewanti-wanti agar pelayanan yang baik kepada masyarakat harus di nomor satukan. Sehingga, salah satu implementasinya memberikan pelayanan secara gratis,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan kegiatan bakti sosial (baksos) empat program unggulan itu direalisasikan. Pertama, screening mata terealisasi pada bulan November 2021, operasi katarak terlaksana pada Maret. Sedangkan, operasi bibir sumbing dan langit-langit hingga saat ini masih berjalan. Kemudian, untuk program keempat akan direalisasikan pada November.

“Jadi empat kegiatan ini tanpa tarif biaya alias gratis. Peruntukannya, hanya bagi masyarakat Sampang yang tidak mampu, dan tidak terkaver bantuan dari pemerintah atau Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS),” katanya.

Ditegaskan, bagi masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan secara gratis wajib mengisi form pendaftaran pada nomor layanan yang sudah disediakan di RSUD Ketapang.

“Sekarang sudah program ketiga. Jadi, baksos yang dilaksanakan secara gratis ini implementasinya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Kendati demikian, karena sistemnya geratis setiap kali program itu diumumkan pendaftarannya cukup banyak masyarakat yang mengisi formulir. Seperti, baksos operasi katarak mata hingga mencapai ratusan pasien.

“Setiap tahun, kami akan memunculkan inovasi, cuma untuk tahun depan ini masih akan kami cari program yang sesuai dengan keadaan masyarakat,” janjinya.  (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *