Jadi Narasumber, Direktur Kabar Madura Ajak Milenial Ikuti Webinar Literasi Kemenkominfo RI

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Direktur Kabar Madura Hairul Anam bakal menjadi narasumber dalam webinar Literasi Digital Siberkreasi 2021, Senin (14/6/2021). Kandidat doktor muda ini akan menjelaskan tentang Digital Content: Do’s and Don’ts, dalam kegiatan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI itu.

“Kegiatan tersebut sangat penting diikuti para milenial,” tegas alumnus Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep itu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang menghadirkan Presiden RI Jokowi sebagai Keynote Speaker tersebut, menyediakan sertifikasi dari kampus ternama, Universitas Indonesia (UI). Bagi peserta webinar yang beruntung, bakal gratis belajar Bahasa Inggris 3 bulan yang mendapatkan sertifikasi dari UI melalui Aplikasi Bahaso.

Selain itu, peserta juga akan secara gratis Mahir Mambaca Al-Quran selama 3 bulan melalui Aplikasi Aminin.

Untuk diketahui, dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham literasi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyusun Peta Jalan Literasi Digital 2021 -2024 yang menggunakan sejumlah referensi global dan nasional. Dalam Peta Jalan ini dirumuskan 4 (empat) kerangka literasi digital untuk penyusunan kurikulum, yaitu Digital  Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, berulang setiap  tahunnya, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024. Oleh karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan  kegiatan literasi digital yang massif di 514 kabupaten/kota, di 34 provinsi, di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk  membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk Seminar dan Diskusi secara online (untuk peserta)  dan offline (untuk narasumber dan moderator) dengan target penduduk di kabupaten/kota tersebut khususnya ASN, TNI/Polri,  pelajar, mahasiswa, guru, dosen, Ibu Rumah Tangga, petani, nelayan, dan pelaku UMKM. (sub/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *