DPMD: 111 Kades Akan Purna Tugas

  • Whatsapp
Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, masih terganjal finalisasi peraturan bupati (perbup). (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, rupanya belum menemukan kejelasan. Indikasinya, peraturan bupati (perbup) tentang pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa hingga saat ini belum finalisasi. Sedangkan, masa akhir jabatan kepala desa (kades) akan berakhir pada 17 Desember 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Chalilulrachman melalui  Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa, Irham Nurdayanto mengatakan, sebanyak 104 kades masa jabatannya akan berakhir. Bahkan, tujuh kades sudah diisi penanggung jawab (Pj) tahun 2020 kemarin.

Bacaan Lainnya

Sebab, pimpinan di tujuh desa tersebut meninggal sebelum masa jabatan purna. Namun, untuk berakhirnya 104 jabatan kades mengacu pada surat keputusan (SK) pelantikan kades pada  17 Desember 2015. Sehingga, jabatan kades dari kurun waktu yang ditetapkan tercatat selama enam tahun menjabat.

“Semuanya ada 111 desa, cuma yang tujuh ini sudah diisi Pj mulai tahun 2020, dan untuk 104 jabatan kades berakhir pada 17 Desember tahun ini,” ujarnya, Kamis (10/6/2021).

Pihaknya menegaskan, badan permusyawaratan desa (BPD) wajib mengirim surat pemberitahuan kepada kades dalam kurun waktu enam bulan sebelum berakhir. Hanya saja, ketentuan itu belum diterapkan. Sedangkan, fungsi dari surat pemberitahuan dari BPD sebagai tindakan agar kades membuat laporan akhir masa jabatan (AMJ). Meliputi, segala bentuk kegiatan yang dilakukan selama menjabat.

“Dari surat BPD itu nanti kades diminta buat surat AMJ, dan untuk membuat laporan AMJ waktunya 30 hari dari waktu surat pemberitahuan,” tegasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *