Dinkes Periksa Ketat Nakes 22 Puskesmas

  • Whatsapp
Pemeriksaan kesehatan nakes dan masyarakat dilakukan di semua puskesmas di Sampang setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman)

KABAR SAMPANG | Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19, menjadi atensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Sebanyak kepada tenaga kesehatan (nakes) di 22 puskesmas diperiksa ketat. Pemeriksaan juga dilakukan kepada masyarakat.

Bahkan, di 22 puskesmas dibuka posko pemeriksaan rapid test antigen secara gratis. Semua warga bisa melakukan pemeriksaan secara gratis di semua puskesmas yang tersebar hampir di semua kecamatan.

Bacaan Lainnya

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, penyediaan rapid test antigen di puskesmas bertujuan untuk meningkatkan pelacakan kepada nakes dan warga di sekitarnya. Dilakukan lebih ketat dari sebelumnya, karena kasus Covid-19 meningkat di Madura, terutama di Bangkalan.

“Hal itu dilakukan mengingat adanya peningkatan penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Timur. Kami wajib melakukan tracing di semua puskesmas dan kecamatan,” ucapnya.

Selain untuk tes rapid antigen, pihaknya juga membuka layanan kepada semua warga yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan lain. Semua nakes sudah disiagakan di setiap puskesmas.

Rapid test antigen itu dilayani secara gratis dan dilaksanakan selama satu pekan. Setiap hari puskesmas memeriksa 20 hingga 50 orang, karena alat yang rapid yang disediakan terbatas. Kendati demikian, penyekatan di wilayah perbatasan tetap dilakukan, untuk mengantisipasi masuknya warga luar Sampang.

“Kami mengharapkan kepada masyarakat khususnya Sampang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Jika hendak keluar kota kami harap ditunda dulu,” imbuh Agus. (man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *