DAK Pendidikan Tembus Rp20 Miliar

  • Whatsapp
Pengalokasian anggaran dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang sebesar Rp20 miliar bergantung pada situasi kondusifitas dari politik desa. (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang tahun ini cukup fantastis. Anggaran tersebut, mencapai Rp20 miliar diprediksi segera dialokasikan. Namun, pengalokasianya akan mengacu pada kondusifitas lingkungan akibat adanya politik desa.

“Dana sebesar itu, nantinya akan dialokasikan terhadap program fisik dan sarana lainnya. Tapi, kami belum bisa memastikan kapan realisasinya lantaran politik desa. Jadi, Rp20 miliar ini tidak bisa kami pastikan, khawatir ada perubahan. Untuk realisasinya diprediksi Juli atau awal Agustus,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang Nor Alam melalui Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD) Suraji, Selasa (8/6/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pengalokasian anggaran tersebut diperuntukan kepada 61 lembaga (SD). Rinciannya, 14 lembaga akan diberikan bantuan teknologi, berupa laptop dan proyektor, 47 lembaga lainnya mendapatkan program fisik. Sedangkan, untuk nominal anggaran setiap sekolah tidak sama.

Untuk bantuan teknologi masing-masing sekolah sebesar Rp45 juta. Sedangkan, untuk fisik berupa rehab ruang kelas masing-masing menerima anggaran sebesar Rp144 juta, dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) sebesar Rp240 juta.

“Sekarang masih tahap perencanaan, dan untuk teknisnya dipihak ketigakan. Tapi ini belum bisa dipastikan jumlahnya, khawatir ada perubahan,” jelasnya.

Kendati demikian, lembaga yang mendapatkan program tersebut diusulkan langsung melalui data pokok pendidikan (Dapodik) di setiap sekolah. Selain itu, ia menyampaikan, anggaran DAK dari pemerintah pusat. Sehingga pemerintah daerah tidak mempunyai kewenangan.

“Pengalokasiannya itu tergantung situasi, kalau semisal ada sekolah tercatat penerima DAK, namun jika pelaksanaannya tidak kondusif bisa jadi gagal dan programnya bisa dialihkan ke sekolah lain,” tukasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *