Terkait Pencairan BPOPP, Kemenag Menunggu Instruksi Gubernur

  • Whatsapp
Puluhan lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag menunggu kepastian realisasi program biaya penunjang operasional pendidikan (BPOP) tahun 2021. (Foto: Dokumen KM)

KABAR SAMPANG | Sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sampang,  menunggu kepastian realisasi biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP). Sebab,  hingga memasuki triwulan kedua tahun 2021 belum terealisasi. Sehingga tidak sedikit lembaga pendidikan SMA dan SMK swasta masih berharap bantuan itu kembali turun.

Seharusnya, dana BPOPP sudah cair, mengingat tahun sebelumnya pemanfaatannya sangat menunjang kemajuan sekolah. Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang Mawardi membenarkan jika tahun 2020 program BOPP terealisasi. Namun, hanya beberapa bulan. Yakni, dari Oktober, November dan Desember 2020.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini, kami juga masih menunggu apakah program itu masih ada atau tidak. Sementara tahun lalu hampir semua lembaga mendapatkan bantuan itu,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

Menurutnya, di tahun 2020 sebanyak 98 lembaga pendidikan mendapatkan program BOPP dengan nominal yang berbeda. Sebab, disesuaikan dengan jumlah siswa di setiap sekolah. Setiap bulan, siswa mendapatkan uang sebesar Rp66 ribu. Sedangkan, untuk tahun ini masih menunggu instruksi dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Sebab, bantuan itu diakui belum bisa dipastikan bisa terealisasi atau tidak. Sehingga diharapkan semua lembaga tidak terlalu berharap adanya program BOPP tahun ini.

“Kami berharap bantuan itu kembali turun. Tapi, kami meminta kepada lembaga jangan terlalu berharap. Karena, program ini tidak dianggarkan khusus seperti BOS,” ucapnya.

Dikatakan, jika SK sudah turun terkait realisasi program BPOPP akan segera memberitahukan kepada semua lembaga penerima bantuan. Namun, saat ini memang diakui menunggu petunjuk dan teknis (juknis) dari Pemprov Jatim. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *