Disporabudpar Matangkan Tata Kelola Destinasi Wisata

  • Whatsapp
Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, menggelar sosialisasi dan pelatihan untuk mencetak operator dan pemandu wisata yang kompeten. (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, sukses menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan tata kelola destinasi berbasis ekowisata. Kegiatan itu, bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan sumber daya manusia (SDM).

Yakni, untuk mengelola destinasi wisata berbasis ekowisata, serta mencetak operator dan pemandu ekowisata yang kompeten. Pasca dari kegiatan tersebut, dilanjut uji kompetensi bidang kepemanduan ekowisata. Kegiatan tersebut, dihadiri Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Nasional (LSP PARNAS) dan para asesor wisata.

Bacaan Lainnya

Serta narasumber dari east java eco tourism (EJEF) dan diikuti  22 peserta dari pegiat wisata. Sedangkan programnya berupa, Sosialisasi dan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Berbasis Ekowisata. Kegiatan itu, sebagai langkah untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan SDM pengelola destinasi wisata berbasis ekowisata.

“Selain itu untuk mencetak operator dan pemandu ekowisata yang kompeten. Alhamdulillah kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Ibni Abdi Rahman, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, dalam sosialisasi dan pelatihan yang digelar sangat erat kaitannya dengan operasional penyelenggaraan usaha destinasi wisata yang sedangan dan mulai  berkembang di daerah dengan slogan Kota Bahari. Sehingga, dengan terselenggaranya kegiatan tersebut akan menimbulkan dampak yang signifikan pada peningkatan kualitas SDM pegiat ekowisata.

“Sebanyak 22 peserta itu, berasal berasal dari perwakilan pegiat ekowisata mangrove, desa wisata, wisata agro dan wisata-wisata lainnya. Kemudian, peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi bidang kepemanduan ekowisata yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah lulus uji kompetensi, kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem mengatakan, Kota Bahari mempunyai segala jenis potensi wisata yang layak jual, baik dari keindahan laut, mangrove, atraksi budaya, produk agro pertanian, desa adat dan heritage. Menurutnya, potensi-potensi tersebut patut dibanggakan.

“Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, sebagai wujud perhatian besar dari pemerintah yang mengutamakan sektor pariwisata untuk prioritas pembangunan. Mudah-mudahan, dengan dikelolanya sektor pariwisata bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Utamanya desa yang digerakkan oleh para pegiat destinasi wisata,” harapnya.

Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut bermanfaat dan mampu mencetak pemandu-pemandu wisata yang kompeten dan berdaya saing. Sehingga, dengan semangat membangun kabupaten tercinta, mampu mewujudkan Sampang Hebat Bermartaba.

“Terimakasih Kepada Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif melalui LSP PARNAS yang sudah bekerjasama dengan daerah kami untuk menyelenggarakan uji kompetensi kepemanduan bidang ekowisata secara gratis,” haturnya. (mal/ito/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *