PMI Asal Jatim Diprediksi Capai 30 Ribu, Mayoritas Asal Sampang

  • Whatsapp
Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dijadwalkan akan dijemput masih berjumlah ribuan orang. (Fathor Rahman)

KABAR SAMPANG | Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang terus berdatangan. Diprediksi, masih ribuan orang menunggu jemputan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Bahkan, jumlah PMI yang sudah dijemput dan dipulangkan ke kampung halaman mencapai 1.682 orang. Sedangkan PMI yang menunggu jemputan masih ribuan orang. Diprediksi, PMI asal Jawa Timur (Jatim) lebih dari 30 ribu orang.

Plt. Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Sampang Agus Sumarso mengungkapkan, jika PMI asal Sampang paling banyak se-Jatim. Sehingga, jumlahnya akan terus bertambah.

Bacaan Lainnya

“Kami akan terus melakukan penjemputan. Khususnya, PMI yang susah dinyatakan aman setelah mengikuti proses karantina dan kami kembalikan ke keluarganya,” ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, penjemputan dilakukan sejak bulan April 2021 lalu. Sampai saat ini, jumlahnya masih  banyak di Surabaya. Bahkan, terus berdatangan ke Jatim. Sehingga pihaknya, akan mempersiapkan anggaran akomodasi penjemputan PMI yang jumlahnya belum bisa dipastikan.

“Prediksi sementara kedatangan PMI akan terus berlangsung. Penjemputan yang kami lakukan, bisa saja sampai bulan Juli 2021 mendatang. Bahkan bisa melebihi itu,” ucapnya.

Agus Sumarso mengaku, belum bisa menyebut berapa jumlah PMI asal Sampang. Sebab, jumlahnya yang datang ke Jatim terus bertambah. Sementara sebelumnya, diprediksi PMI asal Sampang sekitar 6 ribu orang lebih. Namun, melihat kondisi terkini meyakini lebih dari jumlah itu.

“Jatim adalah terbanyak PMI yang datang. Dari data itu, PMI asal Sampang paling banyak se-Jatim. Sehingga kami belum bisa prediksi berapa jumlah keseluruhan PMI,” tukasnya.  (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *