CCTV di Pasar Srimangunan Dibiarkan Rusak

  • Whatsapp
Keberadaan Pasar Srimangunan Sampang, dibiarkan tanpa closed circuit television (CCTV). (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Ketersediaan belasan closed circuit television (CCTV) di Pasar Srimangunan Sampang, belum sepenuhnya bermanfaat. Alat untuk memaksimal keamanan pasar tersebut, tidak lagi difungsikan setelah pasar dilanda kebakaran tahun lalu. Bahkan, keberadaan CCTV terkesan diabaikan tanpa adanya perbaikan.

Sehingga, tidak heran jika pasar tersebut sering mengalami kecolongan. Seperti, kejadian pada (26/5/21) kios milik pedagang pakaian di lantai 2 Blok A Nomor 35 dibobol maling. Selain itu, karena kurangnya kedisiplinan penjaga keamanan atau Satpam.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Sampang Barrul Alim menyampaikan, secara keseluruhan terdapat 15 CCTV di area pasar. Ketersediaannya, hanya sebagai pendukung untuk meningkatkan keamanan. Bahkan, sudah melakukan evaluasi terhadap petugas keamanan mengenai dibobolnya kios pedagang.

“Untuk keamanan tetap dimaksimalkan, karena CCTV ini hanya alat bantu saja. Kecolongan memang sering, tapi kalau jumlahnya tidak hafal. Dan dari kejadian kemarin sudah kami evaluasi dan kami melakukan tindakan yang lebih terukur,” ujarnya,  Kamis (3/6/2021).

Kendati demikian, untuk jumlah petugas keamanan di Pasar Srimangunan dengan koordinatornya berjumlah 16 orang. Dari jumlah tersebut, dibagi tiga kelompok. Adapun teknis kerjanya secara bergantian sesuai jadwal yang ditentukan. Seperti, dari jam 07.00 pagi hingga jam 19.00 malam.

“Kemudian, dari jam 19.00 malam diganti kelompok lainnya,” tuturnya.

Pihaknya membeberkan, terkait CCTV yang tidak berfungsi tahun 2021 ini akan melakukan pengadaan kembali. Hanya saja, dirinya enggan menginformasikan kepastian jumlah pengadaan tersebut dan kapan dijadwalkan, dengan dalih belum mengetahui secara pasti.

“Masing-masing kelompok keamanan ada 5 orang, dan satu orang koordinatornya,” tandasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *