Akibat Covid-19, Delapan Persen Dana Pusat Dipangkas

  • Whatsapp
Refocusing anggaran dari dana alokasi umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk penanganan Covid-19. (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Refocusing anggaran tahun 2021 kembali terjadi. Hanya saja, pagunya tidak begitu signifikan seperti tahun 2020 kemarin. Tahun ini, besaran refocusing hanya delapan persen dari total dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) atau dana transfer umum (DTU).

Bahkan, seperti tahun 2020 kemarin dana hasil refocusing akan dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Seperti dukungan pelaksanaan vaksinasi termasuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM mikro), sesuai dengan PMK nomor 17 tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Refocusing tahun ini hanya diambilkan dari DA dan itu merupakan dana pusat. Tidak seperti tahun 2020 kemarin yang mencapai 50 persen dari total APBD,” ujar Kasi Perbendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Laili Akmaliyah, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, anggaran DAU merupakan DTU tahun ini sekitar Rp7,8 miliar. Namun, jumlah tersebut masih sementara. Sebab, tetap tidaknya tergantung transfer dari pusat yang disesuaikan dengan pendapatan Negara. Sedangkan, besaran DBH mencapai Rp42 miliar, dengan DBH pajak keseluruhan mencapai Rp82 M.

Refocusing untuk penanganan Covid-19 sudah dilakukan, tapi untuk data secara pasti belum direkap, yang jelas refocusingnya hanya 8 persen,” ucapnya.

Kendati demikian, refocusing 8 persen dari total tersebut jika dinominalkan sekitar Rp62 miliar. Anggaran itu, semuanya untuk penanganan Covid-19. Disinggung penyerapannya, terutama pada pelaksanaan vaksinasi sudah berjalan diakui sudah terserap.

“Yang jelas sudah terserap, karena vaksinasi sudah berjalan, tapi kami belum tahu berapa jumlahnya. Dan kami mencatat berdasarkan laporan,” tandasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *