Riwayat Gangguan Jiwa, Remaja Tewas Terseret Arus Sungai

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Naas benar nasib Walid. Remaja 17 tahun tersebut harus meregang nyawa, setelah terseret arus sungai.

Warga Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Sampang itu ditemukan tak bernyawa usai dibawa arus sungai hingga ke desa sebelah, tempatnya Desa Tlambah.

Bacaan Lainnya

Tewasnya Walid tidak terlepas dari kondisinya yang terkena gangguan jiwa. Dia diduga terhanyut di sungai dekat belakang rumahnya.

“Berdasarkan keterangan keluarga, mendiang punya gangguan jiwa,” ungkap Kapolsek Karang Penang, Polres Sampang Iptu Slamet.

Saat Walid terhanyut, ungkap Iptu Slamet, keluarganya tidak di rumah. Nenek yang merawatnya sedang di ladang. Walid dinyatakan tenggelam sore hari, Ahad (31/5/2021).

Diungkapkan, sebelum tewas, pada siang harinya Walid masih terlihat mengantarkan Anas dan Yasir. Kedua adiknya tersebut mondok di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Panyeppen, Palengaan, Pamekasan.

Musibah yang dialami Walid tidak terlepas dari kondisi cuaca di desanya yang hujan. Namun, tidak deras. Kendati demikian, arua sungai deras.

“Derasnya arus sungai tersebut dikarenakan ada air kiriman hujan dari hulu. Tepatnya hujan di wilayah Sokobanah yang lumayan lebat,” tukas Iptu Slamet. (mal/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *