Terganjal Juknis, Jadwal Pendaftaran CPNS Tertunda

  • Whatsapp
Jadwal pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Sampang, ditunda dengan waktu yang tidak ditentukan. (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunda pelaksanaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 ini. Salah satu indikasinya, belum menyelesaikan petunjuk dan teknis (juknis) pelaksanaannya. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang Hendro Sugianto , Minggu (30/5/2021).

Pihaknya mengaku, pernah mengumumkan pendaftaran CPNS akan dibuka pada tanggal 1 Juni 2021. Namun, hasil koordinasi dengan BKN terjadi penundaan lantaran juknis belum terselesaikan.

Bacaan Lainnya

“Hingga saat ini, kami belum mengetahui secara pasti jadwal pelaksanaan pendaftarannya, karena masih menunggu juknis dari pusat,” ujarnya.

Dia menegaskan, kepastian pendaftaran CPNS sejatinya ditunggu oleh masyarakat. Sebab, antusias masyarakat untuk mengikuti seleksi sebagai abdi negara masih tinggi. Sedangkan, untuk formasi CPNS tahun ini sebanyak 447 orang.

“Yang jelas, jika sudah ada informasi lanjutan kami pasti mengumumkannya,” tegasnya.

Dijelaskan, dari 447 formasi tersebut dibagi menjadi dua kategori. Pertama, sebanyak 371 rekrutmen sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan sebanyak 76 untuk CPNS. Hanya saja, pihaknya tidak mengetahui secara pasti jumlah kebutuhan abdi negara di daerah.

“Karena peminat CPNS ini banyak, maka nanti pendaftarannya lebih dari jumlah yang ditentukan, tentunya akan diseleksi sesuai dengan nilainya. Yang menentukan kemarin pusat, dan yang menunda pusat,” jelasnya.

Dia menuturkan, BKPSDM hanya sebatas penyelenggaran di daerah. Sehingga, untuk jadwal pendaftaran dan tahapan selanjutnya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.

“Kami tunggu pengumuman dulu, dan juga menunggu juknisnya turun. Karena, dari juknisnya itu kami bisa milah dan tahu terkait pelaksanaannya,” tukasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *