Komisi I DPRD: Tidak Ada Alasan Pilkades Serentak di Sampang Ditunda

  • Whatsapp
Aulia Rahman, Anggota Komisi I DPRD Sampang. (Foto: Fathor Rahman)

KABAR SAMPANG – Jadwal pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Sampang belum jelas. Padahal, sebanyak 111 desa akan melaksanakan  pilkades serentak tahun ini. Namun, pemerintah belum menyelesaikan revisi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 tahun 2019 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa (Kades).

Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman menuturkan, pemerintah terkesan mengulur keputusan pelaksanaan pilkades serentak. Padahal sesuai aturan sebelumnya, pilkades serentak mestinya sudah digelar tahun lalu. Namun hingga saat ini,  belum ada kepastian. 

Bacaan Lainnya

“Sepertinya ada unsur kesengajaan dalam pengunduran keputusan pilkades. Semestinya sudah ada jadwal pelaksanaannya,” ujarnya, Minggu (30/5/2021).

Menurutnya, pelaksanaan pilkades serentak di Bangkalan menjadi salah satu dasar, jika pilkades bisa digelar tanpa alasan apapun. Sehingga, dalam kondisi saat ini pilkades masih bisa digelar dengan adanya peraturan baru. Diakui, jika karena anggaran, maka alasan pemerintah tidak rasional.

Sebab, terbukti di kabupaten lain sudah bisa digelar dengan jumlah anggaran dan jumlah desa yang hampir sama. Sehingga, tidak rasional jika pemerintah beralasan akibat regulasi baru dan anggaran masih minim. Bahkan, sudah melakukan upaya konsultasi ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta.

Saat itu, ditemui Deputi Dirjen Kemendes dan direkomendasikan jika pilkades akan ditunda harus mempunyai dasar hukum yang kuat. Digelarnya pilkades di Bangkalan, dengan proses yang sudah berjalan di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, maka akan menggugurkan rencana alasan yang disiapkan pemerintah.

“Tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk mengundur jadwal pilkades. Kami berharap segera ada keputusan soal pelaksanaan pilkades serentak ini,” tegasnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini sebanyak 111 kades habis jabatannya. Sehingga, tahun ini direncanakan pilkades serentak. Namun sampai saat ini belum ada kepastian jadwal pelaksanaan. Bahkan diwacanakan pilkades akan digelar tahun 2025 mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Irham belum bisa memberikan keterangan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak tersambung. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *