Bakesbangpol: Puluhan Ormas Tidak Terdaftar

  • Whatsapp
Dari ratusan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Sampang, hanya puluhan ormas yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol). (Foto: Jamaluddin)

KABAR SAMPANG | Legalitas keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Sampang, perlu dipertanyakan. Sebab, dari ratusan ormas yang berada di kota yang identik dengan slogan bahari ini, hanya 54 ormas yang terdapat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) Sampang.

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Sampang, Abdurahem melalui Kasubid Lembaga Parpol dan Kemasyarakatan Bambang mengatakan, keberadaan ormas yang terdata diinventarisir untuk diberikan pembinaan. Sehingga, keberadaannya mampu mendorong skala program pemerintah untuk memajukan Sampang hebat bermartabat.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, ormas yang terdaftar sedikit dan tidak sebanding dengan hasil pantauannya tentang keberadaan ormas di daerah. Sehingga, sebagai upaya agar ormas tersebut mendaftarkan sebagai keorganisasian dengan legalitas sah, pihaknya menggalakkan sosialisasi tentang fungsi dan peran ormas di daerah.

“Yang terdaftar di Bakesbangpol itu hanya 54, jadi kurang lebih 50 ormas belum memberitahukan keberadaannya. Dan kami sudah sosialisasi dan menginfokan agar memberi tahu keberadaannya,” ujarnya, Kamis (27/5/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, konsekuensi bila tidak mendaftarkan keberadaannya, ketika ada kegiatan tidak akan didatangi untuk diberikan pembinaan secara langsung. Selain itu, ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan diluar tanggung jawab Bakesbangpol. “Yang jelas harus tartib administrasi. Dan ormas itu, luput dari pembinaan ketika tidak memberitahukan keberadaannya,” imbuh dia.

Kendati demikian, saat ditanya terkait ormas yang ilegal dirinya tidak bisa membeberkan, hanya saja 54 ormas yang terdaftar di Bakebangpol tersebut sudah berbadan hukum. Adapun yang tidak ada catatannya belum diketahui tentang legalitasnya. “Catatan kami, hanya 54 ini yang berbadan hukum, kalau yang di luar itu tidak tahu, karena memang tidak ada di data kami,” tukasnya.  (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *