Realisasi BLT-DD Terganjal Pembukaan Rekening

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Meski sudah memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2021, realisasi bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) di Kabupaten Sampang tidak kunjung tuntas. Bahkan, hingga saat ini masih ada 8 dari 180 desa yang tersebar di 14 kecamatan belum menyalurkan bantuan tersebut.

Sedangkan, sebanyak 172 desa sudah menyalurkan bantuan BLT-DD tahap pertama. Untuk 8 desa yang belum menyalurkan bantuan, masing-masing Desa Pandan, Sogian, Terosan, Prajjan, Madupat, Anggersek, Patapan dan Tanah Merah. Hal ini diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Cholilur Rahman melalui Kasi Perencanaan Pembangunan Desa Moh Rudy Susanto, Rabu (26/5/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, belum tersalurnya BLT DD di sejumlah desa itu, lantaran masih proses pembukaan rekening penerima. Selain itu, prosesnya juga bertepatan dengan libur hari raya Idul Fitri. Sehingga, penyetoran nama-nama penerima bantuan untuk pembukaan rekening terlalu mepet dengan hari libur.

“Baru bisa diproses sekarang. Desa yang belum menyalurkan itu, bukan karena ada kendala yang serius, hanya saja masih dalam proses,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, sejatinya dari awal semua desa sudah diwanti-wanti agar segera menyalurkan BLT-DD kepada penerima, terlebih sudah bisa selesai sebelum lebaran. Namun, faktanya masih ada sebagian desa yang belum menyalurkan hingga sekarang. Pihaknya berjanji, dalam waktu dekat semua desa harus sudah menuntaskan penyaluran bantuan tersebut.

“Apabila tidak ada kendala lain, desa yang belum selesai ini akan segera menyalurkan dalam minggu-minggu ini,” sesumbarnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Moh. Iqbal Fathoni meminta agar realisasi BLT-DD dipercepat. Bantuan dana tersebut, diharapkan bisa segera dimanfaatkan oleh para keluarga penerima manfaat (KPM) di semua desa.

Terlebih, kebutuhan masyarakat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri relatif meningkat. Maka dirinya meminta pihak dinas terkait untuk dapat mengatasi persoalan tersebut. “Yang jelas, kami minta (DPMD red) ini bisa mengatasinya, mestinya semua KPM BLT-DD ini sudah menerima bantuan dan memanfaatkannya,” responnya. (sub/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *