Prediksi Kepulangan PMI Tembus 8 Ribu Orang

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang terus mengalir. Diprediksi para pekerja migran asal Sampang lebih dari 8 ribu orang.

Sebab dari presentase pemulangan PMI dari luar negeri terus berlangsung. Bahkan jumlah PMI asal Sampang mendominasi dari data pemerintah Jawa Timur. Mereka masih dalam proses karantina di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Asroni mengungkapkan, jumlah PMI asal Sampang masih banyak yang belum dijemput. Bahkan, jumlahnya masih ribuan orang. Sehingga, penjemputan terus dilakukan.

Penjemputan sempat istirahat saat pelaksanaan salat Idul Fitri beberapa hari lalu. Namun kembali dilakukan selama sepekan terakhir.

“Dari prediksi sementara, jumlah PMI asal Sampang paling banyak di Jawa Timur. Kemungkinan bisa mencapai delapan ribu orang. Sekarang masih 1.500 lebih PMI yang dipulangkan,” katanya.

Pemulangan PMI dari Surabaya ditangani Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Sampang. Sementara BPBD bertugas menyiapkan gedung transit untuk menjalani karantina selama 3 hari, dalam hal ini gedung BLK, termasuk menguus beberapa kebutuhannya. Setelah itu diserahkan ke keluarga masing-masing.

“Kami data di sini sebelum diterima keluarganya. Selanjutnya, soal kesehatan PMI adalah kewenangan Dinas Kesehatan. Kami memang dibagi tiga tim. Penjemputan DPMPTSP Naker, pengurusan di BLK adalah BPBD. Sementara tim kesehatan adalah Dinkes,” jelas Asroni yang juga menegaskan bahwa ketiga OPD itu sejatinya saling bekerja sama.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP dan Naker Sampang, Agus sumarso mengatakan, prediksi kepulangan PMI sebelumnya hanya 6 ribu orang, namun dengan terus adanya penambahan PMI yang pulang, diperkirakan lebih dari 8 ribu PMI.

“Jumlahnya akan terus meningkat. Penjemputan akan dilakukan hingga tuntas. Selanjutnya, kami akan mengkalkulasi jumlahnya. Sampai sekarang sudah 1.500 lebih PMI yang sudah dijemput,” ungkapnya. (man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *