Rp600 Juta Hanya Cukup untuk 90 Ribu Blanko

  • Whatsapp

KABAR SAMPANG | Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, kembali kecipratan dana pembelanjaan blangko kartu identitas anak (KIA) sebesar Rp600 juta. Anggaran tersebut, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat. Meski demikian, dana itu masih kurang dibandingkan dengan jumlah data penduduk yang usianya 17 tahun.

Sebab, dana ratusan juta tersebut hanya mampu dibelanjakan untuk 90 ribu keping blanko. Sedangkan, data tahun 2020 kemarin sebanyak 264.415 anak belum memiliki KIA. Sehingga, jika dibandingkan dengan anggaran pembelanjaan blanko tahun ini masih kurang. Hal ini diungkapkan Pelaksana harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subianto, Minggu (23/5/2021).

“Tahun ini memang mendapatkan anggaran DAK pusat sebesar Rp600 juta untuk 90 ribu blanko KIA. Dan anggaran ini sudah pasti, tidak direfocusing. Hanya saja, masih kurang untuk memenuhi ketersediaan blanko, karena tidak sebanding dengan jumlah anak yang membutuhkannya,” ujarnya.

Disinggung mengenai, kurangnya anggaran untuk memenuhi kebutuhan blanko pembuatan KIA pihaknya mengaku belum bisa dikalkulasikan. Bahkan, tidak mengetahui jumlah blanko yang dihabiskan dalam pembuatan KIA dari tahun sebelumnya. Menurutnya, anggaran Rp600 juta hingga saat ini belum dibelanjakan.

“karena masih menggunakan sisa blangko KIA tahun 2020, yang jumlahnya sekitar 29 ribu keping. Dari jumlah 264.415 anak, sebanyak 37.679 orang sudah memiliki KIA. Sedangkan blangko KIA dari tahun 2019 sampai 2021 ini tidak sampai 200 ribu keping,” paparnya.

Kendati demikian, kepemilikan KIA sangat penting sebagai kelengkapan identitas. Sehingga dengan begitu, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan. Bahkan, hingga saat ini belum ada relawan pembuatan KIA. Hanya saja dalam mensosialisasikan ke masyarakat melalui pihak kecamatan dan perangkat desa (pemdes).

“Untuk pembuatan KIA kami bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Sampang, dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat,” tukasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *